Alan Najih

Dua tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 2 Romadlon 1436 H. Seorang pemuda berpostur tinggi tegap 'diundang' untuk menemui ibunya yang wajahnya tak dapat ia ingat, kecuali hanya pada selembar lukisan. Ia adalah saudara, teman, guru, dan bahkan musuh (ketika main PS). Semoga rohmat serta maghfirohNYA senantiasa menyertaimu bersama ibumu di alam sana.
اللهم اغفر لهما وارحمهما وعافيهما واعف عنهما... الفاتحة....

0 komentar: